Cara Memilih Digital Agency Surabaya: 7 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan

Cara Memilih Digital Agency Surabaya - ilustrasi cara memilih digital agency surabaya

Memilih digital agency di Surabaya mirip memilih dokter: yang menentukan adalah apakah mereka paham
masalah yang sedang Anda hadapi, bukan seberapa besar nama mereka. Sayangnya banyak pemilik bisnis
menandatangani kontrak hanya karena presentasinya meyakinkan, lalu enam bulan kemudian sadar hasilnya
tidak bisa diukur.

Artikel ini berisi tujuh pertanyaan yang perlu Anda ajukan saat bertemu calon agensi. Bukan untuk
menguji mereka, tapi supaya Anda tahu apakah cara kerja mereka cocok dengan bisnis Anda.

1. Apa yang akan diukur, dan bagaimana saya bisa melihatnya?

Ini pertanyaan paling penting, dan paling sering tidak ditanyakan. “Menambah followers” atau
“menaikkan brand awareness” bukan ukuran, hanya harapan. Minta mereka menyebutkan angka yang akan
dipantau, dari mana angkanya diambil, dan seberapa sering Anda bisa melihatnya.

Jawaban yang sehat biasanya berbunyi seperti ini: “Kami ukur jumlah pengunjung dari Google
Search, jumlah orang yang menghubungi lewat WhatsApp, dan biaya per prospek kalau ada iklan. Laporan
dikirim bulanan, dan Anda punya akses ke dasbornya sendiri.”

Yang perlu Anda curigai: agensi yang hanya bisa menunjukkan tangkapan layar, atau yang menolak
memberi akses ke data. Data itu milik Anda, bukan milik mereka.

2. Siapa yang benar-benar mengerjakan, dan siapa yang bisa saya hubungi?

Beberapa agensi menjual presentasi dengan orang senior, lalu pekerjaannya diserahkan ke tim lain
yang belum pernah bertemu Anda. Tidak selalu buruk, tapi Anda berhak tahu sejak awal siapa yang
menjadi kontak harian dan seberapa sering Anda akan menerima kabar.

3. Apa yang pernah mereka kerjakan pada bisnis seperti saya?

Minta contoh pada industri yang mirip. Bukan untuk menilai “bagus atau tidak”, tapi untuk
mengetahui apakah mereka pernah menghadapi masalah yang sama: produk yang penjualannya musiman,
kata kunci yang sudah dikuasai pemain besar, atau pelanggan yang lebih suka bertanya lewat WhatsApp
daripada mengisi formulir.

4. Bagaimana mereka menentukan prioritas di bulan pertama?

Jawaban “kami akan optimasi semua kanal sekaligus” adalah tanda bahaya. Sumber daya selalu
terbatas, dan agensi yang berpengalaman akan memilih satu hal dulu: memperbaiki halaman yang sudah
dikunjungi orang, atau mengejar kata kunci yang belum digarap, atau memperbaiki kecepatan situs.

Minta mereka menyebutkan **satu hal** yang akan dikerjakan lebih dulu, dan alasan pemilihannya.
Kalau alasannya berdasar data Anda, itu tanda bagus.

5. Hal apa yang tidak mereka kerjakan?

Pertanyaan ini terdengar aneh, tapi jawabannya menentukan. Agensi yang jujur akan menyebut
batasnya: misalnya tidak menangani pengembangan aplikasi mobile, atau tidak mengelola iklan untuk
kategori produk tertentu. Agensi yang mengaku bisa melakukan segalanya biasanya menyerahkan pekerjaan
yang tidak dikuasainya kepada pihak ketiga, dan Anda yang menanggung risikonya.

6. Bagaimana cara pembayaran, dan apa yang terjadi kalau hasilnya kurang?

Pastikan Anda tahu rincian biaya, jangka waktu, dan apa yang terjadi di akhir kontrak. Beberapa
hal yang perlu jelas sejak awal: apakah data dan akses iklan tetap milik Anda, apakah materi yang
dibuat bisa Anda bawa, dan bagaimana prosedur berhenti kalau kerja sama tidak berjalan baik.

7. Apakah mereka bisa menjelaskan pekerjaannya tanpa istilah rumit?

Ini tes paling sederhana. Minta mereka menjelaskan satu hal teknis, misalnya kenapa kecepatan
situs berpengaruh ke penjualan, dengan bahasa yang bisa Anda pahami. Kalau sejak awal Anda sudah
bingung, kemungkinan besar bulan-bulan berikutnya tidak lebih mudah.

Empat tanda yang sebaiknya membuat Anda berhati-hati

Selain tujuh pertanyaan di atas, ada empat tanda yang biasanya muncul sejak percakapan pertama.
Kalau salah satunya muncul, luangkan waktu untuk membandingkan dengan calon lain.

Janji peringkat nomor satu dalam waktu singkat. Tidak ada yang bisa menjamin
peringkat, karena Google tidak memberi jaminan kepada siapa pun. Agensi yang berpengalaman akan
menyebut target yang masuk akal, misalnya masuk halaman pertama untuk kata kunci yang spesifik,
beserta perkiraan waktunya, dan menyebutkan risikonya.

Laporan hanya berisi kebaikan. Bulan pertama biasanya ada bagian yang tidak
berjalan sesuai rencana. Kalau laporan selalu sempurna, kemungkinan yang dilaporkan hanya yang
bagus-bagus saja, dan Anda tidak tahu di mana masalahnya.

Permintaan akses yang berlebihan. Untuk mengerjakan pemasaran, agensi biasanya
cukup meminta akses ke Google Analytics, Search Console, iklan, dan media sosial. Kalau ada
permintaan yang membuat Anda kehilangan kepemilikan atas aset digital sendiri, tanyakan alasannya.

Tidak bersedia menjelaskan asal datanya. Setiap angka yang disampaikan
seharusnya bisa ditelusuri: dari alat apa, rentang waktu berapa, dan dibandingkan dengan periode
apa. Angka tanpa asal usul tidak bisa dipakai mengambil keputusan.

Yang sebaiknya Anda siapkan sebelum bertemu

Agensi yang bagus tidak menuntut Anda datang dengan data lengkap, tapi percakapan akan jauh lebih
berguna kalau Anda menyiapkan lima hal ini:

  • Tujuan bisnis jangka pendek. Misalnya menambah 20 prospek baru per bulan, atau
    mengisi jadwal servis yang sedang kosong di hari kerja.
  • Riwayat pemasaran sebelumnya. Apa yang pernah dicoba, berapa lama, dan hasilnya
    bagaimana. Ini menghemat waktu karena agensi tidak mengulang hal yang sudah terbukti tidak cocok.
  • Gambaran pelanggan Anda. Siapa yang biasa membeli, dari mana asalnya, dan apa
    yang paling sering mereka tanyakan sebelum membeli.
  • Anggaran dan batas waktunya. Sebut angkanya apa adanya. Agensi yang baik akan
    menyusun rencana yang sesuai, bukan memaksakan paket yang tidak terjangkau.
  • Aset yang sudah ada. Foto produk, katalog, video, atau akun media sosial yang
    sudah berjalan, semuanya bisa mempercepat pekerjaan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama sampai hasilnya terlihat?

Untuk kanal berbayar, perubahan biasanya terlihat dalam hitungan hari karena iklan bisa
disesuaikan cepat. Untuk pencarian organik, butuh waktu lebih panjang: tiga bulan pertama biasanya
dipakai untuk perbaikan teknis dan konten, dan kenaikan pengunjung mulai terasa pada bulan keempat
sampai keenam.

Apakah harus memilih agensi di Surabaya?

Tidak wajib, tapi ada keuntungannya. Agensi lokal biasanya lebih memahami kebiasaan pasar
setempat, bisa datang langsung saat dibutuhkan, dan tahu praktik yang berjalan di industri sekitar.
Untuk bisnis yang melayani pelanggan di satu kota, itu nilai tambah yang nyata.

Kalau anggaran terbatas, sebaiknya mulai dari mana?

Mulai dari yang paling dekat dengan uang masuk. Untuk banyak bisnis, itu bukan menambah kanal
baru, melainkan memperbaiki yang sudah ada: halaman yang sudah dikunjungi orang tapi belum
menghasilkan pembeli, atau mempercepat situs yang lambat dibuka di ponsel.

Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Memilih berdasarkan harga termurah, tanpa memeriksa apa yang termasuk.
  • Tidak menanyakan siapa yang menangani pekerjaan sehari-hari.
  • Menandatangani tanpa kejelasan tahapan dan laporan.
  • Menyerahkan seluruh aset digital dan tidak menyimpan salinannya.

Setelah memilih, apa yang perlu Anda lakukan

Pekerjaan pemasaran berjalan lebih cepat kalau Anda ikut terlibat. Dua hal yang paling
membantu: menyediakan informasi nyata tentang pelanggan (apa yang paling sering ditanyakan, keluhan
yang berulang), dan menyisihkan waktu singkat setiap pekan untuk memeriksa perkembangan.

Satu lagi: jangan menunggu enam bulan untuk menilai. Tiga bulan pertama sudah cukup untuk
melihat apakah arahnya benar: pengunjung dari pencarian naik, atau ada orang yang mulai menghubungi
dari kanal baru.

Kalau Anda sedang membandingkan beberapa pilihan, kami merangkum perbandingan agensi di Surabaya
beserta pertimbangannya di
daftar digital agency terbaik di Surabaya.
Untuk gambaran biaya, lihat
rincian paket dan harga jasa SEO.

Konsultasi Gratis

Catatan: pertanyaan-pertanyaan di atas juga bisa Anda pakai saat menghubungi kami. Kami lebih
senang klien yang bertanya banyak di awal daripada yang berhenti di tengah jalan.